Artikel
Posyandu Anggrek: Wujud Kepedulian Bersama untuk Kesehatan Lansia dan Balita di Watugedug

Posyandu Anggrek: Wujud Kepedulian Bersama untuk Kesehatan Lansia dan Balita di Watugedug

KKN AMPTA WATUGEDUG KKN AMPTA WATUGEDUG

KEGIATAN LANSIA DAN BALITA POSYANDU ANGGREK: WUJUD KEPEDULIAN KESEHATAN DAN PARTISIPASI MAHASISWA KKN-PM STP AMPTA

[Padukuhan Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,  5 Oktober 2025 ]- Telah dilaksanakan kegiatan rutin Posyandu Lansia dan Balita Posyandu Anggrek yang bertempat di kediaman Bapak Dukuh Padukuhan Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dari warga sekitar, baik dari kalangan lansia maupun ibu-ibu yang membawa balitanya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan posyandu kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, baik bagi anak-anak maupun lansia. Dalam pelaksanaannya, kegiatan meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pemberian obat cacing kepada balita, pemeriksaan kesehatan lansia, senam bersama, serta penyuluhan ringan tentang pola hidup sehat.

Pelaksanaan posyandu berjalan dengan baik berkat dukungan dari kader kesehatan Posyandu Anggrek, serta peran aktif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STP AMPTA Yogyakarta yang sedang melaksanakan program pengabdian di Padukuhan Watugedug.

Mahasiswa KKN turut membantu dalam berbagai aspek kegiatan, mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan, pendataan hasil pemeriksaan, hingga membantu kader dalam pendistribusian makanan tambahan bagi balita. 

Dengan adanya kegiatan posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan, diharapkan tingkat kesehatan masyarakat di Padukuhan Watugedug semakin meningkat, serta kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara berkala semakin tinggi. Partisipasi mahasiswa KKN STP AMPTA menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan di tingkat desa.



image
Guwosari